Skip to content

Instalasi

ZhinNX bisa diinstall dengan dua cara: gunakan package source lokal selama project belum dipublish, atau install CLI publik setelah rilis npm.

Sebelum rilis npm: pakai CLI lokal

Saat kamu download ZIP atau clone repository GitHub, jalankan CLI dari direktori zhinnx-cli.

bash
cd zhinnx-cli
npm install --package-lock=false --no-audit --no-fund
node bin/zz.js --help
node bin/zz.js create my-app --template landing --vercel

Kalau ingin command zz tersedia secara lokal, link package dari direktori tersebut.

bash
chmod +x bin/zz.js
npm link
zz --help
zz create my-app --template dashboard

Kalau kamu memakai Termux, simpan project di home Termux, bukan di /sdcard, supaya tidak terkena masalah permission executable.

bash
mkdir -p ~/projects
cd ~/projects

Setelah rilis npm: install global

Setelah ZhinNX dipublish ke npm, install secara global dengan package manager pilihanmu.

npm install -g zhinnx@beta

Lalu buat project.

bash
zz create my-app
cd my-app
npm install --package-lock=false --no-audit --no-fund
npm run dev

Buat project

npx zhinnx@beta create my-app

Buat dengan template

npx zhinnx@beta create my-app --template dashboard

Template yang tersedia mencakup blank, landing, dashboard, mobile-app, music-app, api-tool, dan admin. Baca panduan template untuk detailnya.

Buat dengan config deploy

npx zhinnx@beta create my-app --template dashboard --vercel --netlify

Ini akan membuat konfigurasi deploy untuk Vercel dan Netlify. Baca panduan deployment sebelum deploy project production.

Package manager

Jalur yang paling direkomendasikan adalah npm atau pnpm untuk development harian. Yarn cocok untuk tim yang sudah memakainya. Bun cocok kalau kamu mengejar install yang lebih cepat. Deno bisa menjalankan npm package lewat compatibility layer npm:, tapi jalur Deno sebaiknya dianggap experimental sampai kamu tes sendiri di environment kamu.

Langkah berikutnya

Lanjut ke panduan mulai cepat, lalu baca panduan CLI untuk memahami setiap command zz.

Released under the MIT License.